Penjelasan Detail Tentang VPS Hosting [Part 3]

VPS Hosting – Sebagian besar pemilik situs web sekarang ini mulai menggunakan hosting web bersama. Seiring waktu dan seiring pertumbuhan situs mereka yang menuntut lebih banyak sumber daya dan fungsi, mereka mungkin memerlukan opsi hosting yang lebih kuat. VPS Hosting umumnya dianggap sebagai anak tengah antara shared hosting dan dedicated hosting yang situs webnya berjalan di server milik sendiri.

VPS Hosting

Jika digambarkan secara sederhana, seperti yang telah penulis jelaskan di artikel sebelumnya, shared hosting bisa diibaratkan seperti tinggal di apartemen. Harganya murah dan dilengkapi fasilitas lengkap yang kamu butuhkan untuk pindah. Keuntungannya adalah berbagi fasilitas dengan banyak orang lain (berbagi sumber daya dengan akun lain di server yang sama), dan jika kamu mengadakan pesta besar-besaran (memiliki banyak lalu lintas), maka manajemen gedung akan menegurmu dan memberikan sanksi.

Sebuah dedicated hosting seperti memiliki rumah sendiri dengan halaman yang luas. Semua sumber daya di rumah adalah untuk penggunaan kamu sendiri dan kamu tidak akan diganggu oleh tetangga, bahkan jika kamu mengadakan pesta (mengalami lalu lintas tinggi).

Apa itu VPS Hosting

VPS Hosting bisa kita analogikan layaknya rumah di dalam komplek, lebih besar dari apartemen (shared hosting) tetapi kamu berbagi properti dan layanan tertentu. Terlebih lagi, mengadakan pesta (memiliki banyak pengunjung web) akan lebih mudah dan terkendali. VPS Hosting berperilaku seperti dedicated hosting tetapi dengan sumber daya sistem yang dialokasikan.

Nah, untuk kamu yang tertarik menggunakan VPS Hosting, baru memulai dengan situs blogging, atau situs individual yang mulai melambat pada paket hosting yang kamu gunakan saat ini, VPS Hosting mungkin adalah solusi yang terbaik untukmu. Penulis kali ini akan menjelaskan lebih detail tentang VPS Hosting ini. Ayo kita mulai pembahasannya!

1. Cara Kerja VPS Hosting

VPS Hosting bekerja dengan cara yang sama seperti sistem operasi tervirtualisasi, yaitu satu server akan menjalankan banyak, namun setiap satu OS akan tervirtualisasi pada satu server, karena setiap sistem tervirtualisasi berperilaku seolah-olah itu adalah server khusus miliknya. Virtualisasi dimungkinkan melalui hypervisor. Hypervisor adalah perangkat keras, perangkat lunak, atau firmware komputer yang membuat dan menjalankan virtual machine (VM) dengan memisahkan perangkat keras fisik yang mendasarinya dari sistem operasi dan aplikasi komputer. Sistem komputer yang menjalankan hypervisor dikenal sebagai mesin host, dan setiap VM disebut guest machine.

VPS Hosting

Hypervisor menyediakan setiap guest machine (setiap situs web yang menggunakan VPS) dengan sistem operasi virtual dan menangani pengelolaan dan pelaksanaan sistem operasi. Proses ini membuat penggunaan sumber daya komputer paling efektif, seperti bandwidth jaringan, ruang memori, dan siklus prosesor. Untuk alasan inilah, hypervisor juga menggunakan disebut dengan virtual machine monitor (VMM).

VPS Hosting bergantung pada hypervisor untuk mengambil sumber daya dari server fisik dan memberikan setiap situs web akses ke server yang diemulasi (VM). Server fisik ini sering disimpan di pusat data dan dibagi rata di antara beberapa kompartemen virtual (dikenal sebagai virtualisasi server). Setiap kompartemen disewakan, perangkat lunak server akan diatur secara terpisah, sehingga setiap unit dapat berfungsi sebagai unit independen. Setiap VPS individu disebut wadah, dan server setiap wadah yang tersimpan di dalamnya dikenal sebagai node.

2. Jenis-Jenis VPS Hosting

Saat situs web disimpan di VPS Hosting, kamu bertanggung jawab penuh untuk menyiapkan, memelihara, dan menjalankan server itu sendiri. Menangani server internet bukanlah tugas yang mudah, karena melibatkan perawatan patch keamanan, konfigurasi server, pembaruan perangkat lunak, dan sebagainya. Tidak semua orang memiliki tingkat keterampilan teknis yang diperlukan, dan karena alasan itulah disediakan dua versi VPS HostingVPS terkelola dan VPS tidak terkelola.

VPS Hosting Terkelola

Pemilik situs dengan kemampuan teknis yang lebih rendah dapat memperoleh manfaat dari VPS terkelola ini. Dengan jenis ini, profesional TI akan meringankan bebanmu dengan menjaga dan merawat server virtualmu agar selalu berjalan dengan benar. Yang harus kamu dapatkan dari penyedia layanan hosting VPS terkelola, antara lain:

  • Pengaturan server awal telah dilakukan sehingga kamu tinggal pakai saja.
  • Pembaruan otomatis oleh pihak penyedia layanan hosting.
  • Patch keamanan untuk OS dan perangkat lunak server inti diinstal dan diperbarui, atas namamu.
  • Pemantauan tanda-tanda peringatan dini kegagalan perangkat keras dan serangan berbahaya.
  • Pencadangan otomatis.

VPS Hosting Tidak Terkelola

VPS Hosting yang tidak terkelola direkomendasikan untuk pemilik situs yang memiliki latar belakang teknis, karena kamu akan mengambil alih penginstalan sistem operasi, dan kamu sebagai pemilik situs mengambil alih pengelolaan berbagai aspek server seperti:

  • Menginstal perangkat lunak, panel kontrol, dan mengurus pembaruan perangkat lunak.
  • Memantau ancaman keamanan, memasang patch keamanan, dan memperbaiki pesan kesalahan.
  • Menyelesaikan gangguan atau kegagalan perangkat keras dengan kemampuan sendiri.
  • Mengonfigurasi dan memelihara server sendiri.
  • Mengambil alih tanggung jawab menyiapkan layanan pencadangan situs.

Hubungi penyedia layanan hosting untuk melihat tingkat manajemen yang mereka tawarkan. Beberapa memiliki fleksibilitas yang lebih besar dan sebaliknya. Pengorbanan antara terkelola dan tidak terkelola adalah biaya vs fleksibilitas.

3. Kelebihan VPS Hosting

Kelebihan utama dari VPS Hosting adalah kebebasan untuk memiliki mesin virtual sendiri seperti memiliki server khusus dengan harga lebih terjangkau dan kinerja yang memungkinkan untuk menangani lalu lintas sedang dengan lonjakan besar sesekali. Selain itu, kamu dapat menyesuaikannya OS sesuai kebutuhan. Lalu, dengan VPS Hosting, kamu memiliki jumlah RAM yang telah ditentukan sebelumnya yang tersedia untukmu kapan pun kamu membutuhkannya. Terakhir, kamu dapat membeli sumber daya yang menurutmu akan diperlukan, dan jika itu tidak cukup, kamu cukup menambah ukurannya.

4. Harga VPS Hosting

Indonet Digital menawarkan VPS Hosting dengan harga mulai dari 75,000 sampai 650,000 per bulan sesuai kebutuhanmu. Dilengkapi dengan pilihan sistem OS dan management control panels yang lengkap. Selain itu, ada juga pilihan VPS Gaming untuk kebutuhan Game Online Private Server bagi kamu yang memerlukan spesifikasi server yang handal. Harga yang ditawarkan mulai dari 250,000 sampai 850,000 per bulan sesuai kebutuhan.

Itulah tadi penjelasan detail tentang VPS Hosting, semoga dengan artikel ini pengetahuanmu bertambah dan jadi makin tahu apakah VPS Hosting ini adalah solusi terbaik untuk website yang kamu olah. Semoga artikel kali ini bermanfaat untuk para pembaca!