Ini Dia Cara Wawancara Kerja Online Anti Gagal!

Ada banyak hal yang mungkin berubah di masa pandemi ini. Misalnya saja interview pekerjaan yang dilakukan secara online. Bayangkan saja ketika anda melamar pekerjaan dan tidak lama kemudian anda diterima, senang bukan? Tapi, ketika ada pemberitahuan tentang wawancara apakah anda sudah siap? Terutama dengan metode yang masih tergolong baru ini. Jadi, cobalah sejenak membaca cara wawancara kerja online berikut ini, ya!

cara wawancara kerja online

Tips Agar Wawancara Online Lancar dan Berhasil

Karena anda nantinya akan menggunakan media online, tentu tata cara dan persiapan juga sedikit berbeda. Untuk itu, berikut poin yang harus anda persiapkan sebelum memulai wawancara secara online, yaitu:

1. Koneksi Internet

Pertama-tama anda harus memastikan apakah koneksi internet yang anda gunakan stabil atau tidak? Apakah anda menggunakan jaringan internet biasa? Ataukah menggunakan akses WiFi? Jika menggunakan internet biasa pastikan kuotanya cukup. Apalagi jika anda akan melakukan sesi video call yang pastinya akan menguras lebih banyak kuota. Jika anda menggunakan jaringan WiFi tentu anda harus memastikan koneksinya stabil atau tidak. Sebab, tidak sedikit wawancara yang berakhir gagal hanya karena sambungan internet tidak stabil atau bermasalah.

2. Pakaian 

Pakaian jenis apa yang anda gunakan ketika ingin mengikuti wawancara kerja? Pasti anda akan menggunakan pakaian resmi yang rapi, bersih dan tidak berbau, bukan? Begitu juga saat melakukan sesi interview secara online. Walaupun anda tidak berhadapan langsung, namun penampilan anda juga menjadi poin plus mengapa perusahaan merekrut anda sebagai salah satu pekerja. Setidaknya kenakanlah busana untuk wawancara. Carilah pakaian formal yang sudah anda rapikan dengan baik. Usahakan menyetrika pakaian tersebut sebelumnya. Tampilkan penampilan anda serapi mungkin. Walaupun hanya melalui panggilan video sang wawancara tetap bisa melihat kerapian anda.

3. Kondisikan Latar Belakang Tempat

Jangan lupa, anda juga seharusnya memilih tempat untuk memulai interview tersebut. Memang, tidak ada peraturan tertulis tentang diharuskan melakukan wawancara di ruangan rapi, tertutup dan tidak berisik. Hanya saja, jika anda melakukan wawancara di ruangan yang sepi dan tertutup pasti tidak ada suara bising yang mengganggu. Apalagi, jika latarnya tidak dihiasi dengan banyaknya barang-barang yang berantakan. Aturlah suasana senyaman mungkin bagi anda dan bagi pewawancara nantinya. 

4. Peralatan Interview

Berikutnya, coba pastikan peralatan yang akan anda gunakan sudah tersedia dengan benar. Misalnya sebuah laptop, PC atau mungkin hanya menggunakan smartphone saja. Namun, selain gadget untuk melaksanakan panggilan video selama sesi wawancara, tentu anda membutuhkan setidaknya meja, kursi, headset dan alat penyangga jika menggunakan smartphone. Alat-alat di atas sangat lazim digunakan saat panggilan kerja secara online. Supaya, anda lebih terlihat professional.

5. Pencahayaan dan Volume Suara

Sebagai calon pekerja yang baik, tentu anda harus memudahkan sesi tanya jawab ini bukan? Untuk itu, anda harus memastikan volume suara kamu sudah dalam keadaan optimal. Anda bisa mengeceknya melalui sesi tanya jawab tersebut. Jika suara kurang besar maka tambahkan volume suara hingga ketinggian yang anda sukai. Sebab, kurang etis rasanya jika anda selalu bertanya dan mengulangi pertanyaan hanya karena tidak mendengar dengan jelas. Begitu juga sebaliknya, tanyakan kepada pewawancara apakah suara anda sudah terdengar dengan jelas atau tidak. Hal yang sama juga harus diikuti dengan tingkat pencahayaan. Jangan sampai anda sulit dikenali karena ruangan yang anda gunakan terlalu minim cahaya. Untuk itu, antisipasi hal-hal yang tidak menyenangkan dengan bertanya langsung. Tanyakan apakah pencahayaan di ruangan yang anda tempati sudah cukup atau tidak.

 

Selain 5 poin penting saat interview online di atas, anda juga harus mengetahui beberapa hal pendukung di bawah ini, yaitu:

  1. Pelajari Pertanyaan Umum Saat Interview Kerja

Jika ini adalah interview anda yang kesekian kalinya, anda pasti sudah paham pola pertanyaanya, kan? Namun, jika ini adalah pengalaman pertama anda, kami sarankan untuk menguasai dan mempelajari pertanyaan dasar seperti:

  • Perkenalkan diri anda : Biasanya, pembukaan wawancara akan diawali dengan sesi perkenalan. Maka, gunakan kesempatan ini untuk memperkenalkan diri anda sebaik mungkin.
  • Apa pekerjaan anda sekarang? : Pertanyaan ini sering ditanyakan setelah peserta wawancara memperkenalkan diri mereka. Di sini, pihak pewawancara ingin mengetahui di mana anda bekerja, apa yang anda lakukan dan potensi untuk direkrut.
  • Apa yang anda ketahui tentang perusahaan ini? : Pada bagian ini anda akan diuji sedalam mana ketertarikan anda dengan mereka. Kebanyakan calon pekerja gagal karena pertanyaan ini. Apalagi, bagi yang butuh pekerjaan dan asal kirim lamaran. Padahal, perusahaan juga tidak ingin pekerjanya tidak mengetahui sama sekali tentang mereka.
  • Kenapa anda melamar posisi ini? : Pertanyaan yang cukup tricky lagi. Namun, sebaiknya ceritakan saja secara jujur alasan anda melamar pekerjaan tersebut.
  • Masalah apa saja yang menjadi kendala anda selama ini saat bekerja? : Nah, semua pekerja pasti memiliki masalah di dalam pekerjaan mereka bukan? Anda tetap harus menjawab pertanyaan ini sejujur mungkin. Namun, akhiri dengan sebuah solusi. Misalnya anda mengatakan jika sekarang anda sudah bisa mengatasi masalah tersebut.
  • Berapa gaji yang anda inginkan? : Mau tidak mau, anda akan ditanyakan perihal gaji. Jawab saja dengan perkiraan yang relevan, ya.

2. Hindari Grogi

Sebagai calon pekerja, anda tentunya wajib memiliki rasa percaya diri yang mumpuni. Jika tidak, maka anda akan mudah grogi. Efeknya? Tentu anda akan terlihat tidak kompeten dan kemungkinan pekerjaan tersebut akan dilimpahkan pada calon yang lainnya.

3. Perlihatkan Potensi Diri

Perusahaan pasti menginginkan pekerja yang terbaik. Jadi, tidak masalah jika anda menonjolkan dan memperlihatkan potensi di diri anda tersebut. Nantinya akan menjadi alasan kuat mengapa anda menjadi salah satu kandidat yang dipertimbangkan.

Demikianlah tata cara wawancara kerja online. Setidaknya, dengan artikel ini anda lebih paham mana yang harus dipersiapkan dan mana yang harus dihindari, bukan? Semoga sukses!